15 Sep 2014

OUR DINNER


Since we moved to our own apartement and nobody cook for our dinner, we choose to try some recipes and cook 2-3 times a week.

This is last Friday dinner :
- I cooked oseng kembang tahu
- He cooked scramble egg based on Gordon Ramsay's recipes and red rice
- And also kering kentang was cooked and sent by my mom

Surprisingly,  all was super duper delicious.. slurrrpppss.. :)



12 Sep 2014

Tugas Ibu

Pertanyaan "Kenapa nyokap bawel banget?" "Kenapa nyokap worry banget" ternyata hanya bisa terjawab ketika kita sudah menduduki posisi ibu.

Tiga bulan lebih menjadi ibu sudah entah berapa kali saya cemas dengan keadaan anak saya yang padahal sehat dan aktif. Dari "Kenapa bulan ini cuma naik 1 kg" "Kenapa sekarang hanya naik 500 gram." "Kenapa ini..kenapa itu.." Sampai minggu kemarin saya sangat amat cemas luar biasa karena di usia 3 bulan lumi malas mengangkat kepala ketika ditengkurapkan. Padahal harusnya itu milestone yang harus ia capai di usianya. Ternyata kecemasan saya tak beralasan dalam satu minggu, Lumi sudah bisa mengangkat kepalanya tinggi dan cukup lama.

Ternyata, tugas utama menjadi ibu adalah untuk tidak pernah berhenti menjadi cemas kapanpun dan dimanapun anaknya berada..
Lumi yang sedang asik olahraga angkat kepala setelah mandi.

2 Jul 2014

Amarah

Kadang kala amarah tak bisa menguap begitu saja.
Ia diam di relung hati
Ia dingin seperti batu es, dan kian membeku setiap hari.
Meninggalkan bekas yang tak mau pergi.

Kalah

Kadang aku mengalah
Bukan karena merasa salah
Tapi untuk berargumen? Aku sudah terlalu lelah
Jadi anggaplah saja aku yang salah
Karena memang itu lebih mudah

27 Jun 2014

Selamat Ulang Bulan!

Dahulu aku selalu bertanya bagaimana dua orang yang baru bertemu dan bicara dalam dua bahasa yang berbeda dipaksa untuk saling memahami.
Bahasamu adalah tangisan sementara bahasaku kata-kata
Kadang berkomumikasi dalam frekuensi bahasa yang berbeda membuat kami dan kamu frustasi dan lelah.
Tapi, toh kita tidak menyerah.
Kita tak berhenti belajar saling mengerti bahasa masing-masing.
Karena apa yang lebih indah daripada manusia-manusia yang bisa memahami tanpa harus berkata-kata.
Jangan pernah lelah untuk mencoba mengerti kami, Luminara
Seperti kami juga akan terus berusaha mengerti isi hati terdalammu.

Selamat 1 bulan, Embun Luminara Budikirana

Perjalanan kita masih panjang, mungkin kita tak selalu bisa sepaham tapi selalu ada ruang untuk terus belajar memahami hati satu sama lain.

Jangan pernah berhenti.

with love,

Ibu dan Papa

12 Mei 2014

Untuk Kamu

Tulisan ini aku buat untuk kamu.
Kamu bisa membacanya, bisa juga tidak.
Siapa suruh kamu tidak pernah mampir lagi kesini seperti dulu ketika kamu sedang berusaha mengenal aku.
Tapi mungkin jawabannya karena saat ini kamu sudah cukup mengenalku langsung.
Kita bertatap muka hampir setiap waktu, kalau bisa bertanya untuk apa membaca? :p

Tapi saat ini aku sedang memikirkan kamu dan hanya ingin menuliskannya disini.
Bisakah kamu merasakannya?

Aku sedang melihat langit Thamrin yang cerah ceria
Aku langsung teringat foto langit yang pernah kamu pamerkan 3 tahunan lalu
Yang langsung aku jadikan wallpaper laptop lamaku
Entah kamu ingat atau tidak?

Tapi aku selalu ingat
Semua hal kecil tentang kamu, tentang kita

Sebentar lagi kita bertemu, sekitar 1 jam 20 menit lagi kamu akan menunggu aku di balik gedung ini.
Kita akan bertemu, berbicara, bertengkar, bercanda, berdikusi, saling mendukung, saling menyakiti, semua yang bisa dilakukan agar kita bisa tetap bersama.
Hai, kamu, semoga kamu membaca pesan ini..

Aku sedang merindukan kamu..

8 Mei 2014

Hari-Hari Sebelum Melahirkan

Kandungan saya sudah masuk 36 minggu. Menurut dokter, di usia ini bayi bisa lahir kapan saja. Banyak hal yang sudah dipersiapkan dan masih harus dipersiapkan lagi. Tapi satu hal besar yang selalu menjadi pertanyaan saya,"Bisakah saya menjadi ibu yang baik untuk bayi kecil ini," pertanyaan lain,"Apa saya bisa membawa dia menjadi anak yang bahagia?"

Ketika sudah ada posisi akan menjadi ibu dan melihat track record sebagai anak, saya mulai menyadari seberapa sulit menjadi seorang ibu itu. Ada jembatan yang harus diusahakan dibangun di antara ibu dan anak. Ada waktu dan perjalanan yang terbentang terlalu jauh di antara dua sisi tersebut. Kadang sulit untuk orang tua dan anak untuk saling melihat sisi di sebrang sana. Satu sisi, yaitu orang tua, merasa sudah melewati perjalanan cukup panjang hingga merasa lebih mengerti dan memahami apa yang harus generasi berikutnya akan jalani. Sementara, di sisi lain, anak,  mengatakan bahwa ia tak harus melewati jalan yang sama dengan pendahulunya, orang tuanya.

Tidak ada yang tahu siapa yang lebih benar dan yang lebih salah dalam berpendapat. Tapi bisakah orang tua, atau saya suatu hari nanti membiarkan anak-anak ini memilih jalannya sendiri. Jalannya yang tidak saya kenal, tapi mereka yakini kebenarannya. Beranikah saya melepas mereka untuk menemukan kebahagiaanya sendiri yang berbeda definisi dengan saya? Bisakah saya dengan lapang dada menyadari bahwa anak ini memiliki jalannya sendiri yang bukan hak saya untuk menentukan?

Seperti kata Kahlil Gibran : Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu. Mereka adalah anak-anak kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri. Mereka terlahir melalui engkau tapi bukan darimu. Meskipun mereka ada bersamamu tapi mereka bukan milikmu.


18 Feb 2013

I Have No Clue

Saya baru saja pindah ke sebuah majalah di perusahaan media yang cukup besar. Mother&Baby adalah pelabuhan saya kedua setelah perjalanan Media Indonesia usai.

Seperti Media Indonesia dahulu, Mother&Baby bukan pilihan favourit saya. Saya melamar untuk masuk ke Esquire karena memiliki kesamaan rasa dengan majalah Kick Andy yang dulu sempat menjadi tempat terbaik saya.

Tapi kesempatan memberikan jalan yang berbeda untuk saya. Sama seperti dahulu saya tak yakin dengan nasib saya di Media Indonesia, disini pun saya merasakan hal yang sama.

Namun ternyata Media Indonesia memberikan pengalaman, pelajaran dan pertemanan yang di luar dugaan saya. Harapan saya di tempat baru ini saya bisa mendapatkan kejutan yang sama. Walaupun tidak begitu yakin namun saya sudah bertekad untuk memberikan yang terbaik dan menikmati setiap langkah. Karena semua kejutan itu datang ketika kita mulai hanyut dalam perjalanan yang sudah ada di depan kita.

8 Jan 2013

Rest of Your Life

 I came here tonight because when you realize you want to spend the rest of your life with somebody, you want the rest of your life to start as soon as possible. 

(When Harry Met Sally)

So Called Passion

 


Akhir-akhir ini semua orang sibuk berbicara tentang passion. Mengagung-agungkan orang yang bekerja sesuai passion dan seakan menganggap orang yang tidak bekerja sesuai passionnya tidaklah bahagia. Sejujurnya saya sendiri selalu bekerja sesuai dengan passion saya. Saya menulis dari kecil dan tidak pernah terbayangkan saya tidak menulis lagi walau sesulit apapun itu.

Tapi saya tidak pernah menyarankan orang untuk bekerja sesuai dengan passion mereka atau sebaliknya. Bagi saya passion itu tidak sekecil lingkup menemukan pekerjaan yang kamu suka. Pernyataan  ini saya muncul di kepala sayaketika membaca buku Conversation with God, dalam buku itu ada pertanyaan, Apa yang kita inginkan dalam hidup kita? Ingin jadi seperti apa hidup kita?

Apa ada yang salah dengan seorang ayah yang ingin sekali menyekolahkan anaknya di Amerika tapi ia harus mengerjakan pekerjaan yang ia benci namun menghasilkan banyak uang?

Atau kita bisa sebut passion dia adalah anaknya, passion terbesarnya adalah bisa memberangkatkan anak-anaknya jauh ke impian mereka?

Bagi saya passion itu sebesar apa tujuan hidupmu? Alasan kuat yang membuatmu bergelora untuk tetap hidup. Jangan sampai kamu keluar dari pekerjaanmu  dan melakukan pekerjaan "fun" tanpa punya alasan. Mungkin bukan pekerjaanmu yang salah, namun kamu hanya tidak tahu apa tujuan mu melakukan pekerjaan itu. Kamu hanya tak punya tujuan hidup.

Apa alasanmu untuk hidup? Apa yang tetap membuatmu bahagia? Apa dan kemana tujuanmu?

3 Jan 2013

When you Wish Upon A Star





Tahun lalu saya melempar banyak harapan ke angkasa. Berharap di tahun yang baru ini satu demi satu harapan akan sampai pada bintangnya.

Satu dua kabar baik pun datang di awal tahun. Walau saya tidak begitu sesuai dengan apa yang saya harapkan. Apa yang harus dilakukan jika harapanpun sampai di bintang yang salah? Haruskah mundur atau maju dan berharap bintang itu adalah muara yang tepat untukmu?

Sedikit kecewa karena kebingungan membongkar teka-teki yang ada di depan mata saya sekarang. Tapi belajar dari masa lalu, kadang kita harus melepaskan sedikit tali itu. Tali yang kita ikatkan kencang pada tujuan-tujuan yang kita inginkan. Karena terkadang kita tak begitu tahu apa yang sebenarnya kita inginkan. Di satu titik kita akan menoleh ke belakang dan sadar bahwa kita sudah melakukan segala sesuatu semaksimal yang kita bisa. Namun biarkan dirimu sedikit berdansa dengan alam, renggangkan sedikit tali mu pada tujuan. Mungkin di depan sana ada tempat lain yang belum terlihat dan merupakan tempat yang terbaik untuk kita.

Mungkin..

6 Des 2012

Jerat Korupsi yang Mematikan (Lomba Blog VOA)



Mendengar kata korupsi bukan lagi kata yang asing bagi masyarakat Indonesia seperti saya. Korupsi sudah menjadi kegiatan yang seakan dimaklumi diam-diam. Padahal korupsi selalu hadir seperti tikus yang menggerogoti kemakmuran rakyat pelan tapi pasti. Sama seperti negara-negara yang disebutkan pada berita Voice of Amerika dengan judul Transparency International: Korupsi Masih Merajalela di Banyak Negara yang diterbitkan pada Rabu, 5 Desember 2012, korupsi di Indonesia juga memberikan dampak kerusakan yang sama. Uang menjadi salah satu bahan pelumas yang paling ampuh untuk mengatasi kemacetan birokrasi Indonesia. Jenis korupsi yang ada dalam artikel seperti  menyogok untuk mendapat SIM, pekerjaan atau kontrak untuk orang yang tidak memenuhi syarat sudah dikenal akrab oleh masyarakat di negara yang tingkat korupsinya tinggi.

Korupsi-korupsi kecil dan kecil yang terjadi dalam kehidupan masyarakat lama-lama memberikan kelelahan yang luar biasa pada masyarakat itu sendiri. Sampai akhirnya mereka sadar hasil kerja keras mereka dalam bentuk pajak tidak kembali kepada mereka namun bersarang di kantong-kantong sebagian orang. Lebih lagi, sistem korup selalu membuat kehidupan kelompok masyarakat miskin semakin sulit dan tertekan setiap harinya. Karena mereka tidak bisa membayar lebih untuk mendapatkan kemudahan-kemudahan yang dilakukan orang kaya. Dan mereka adalah kelompok dengan jumlah anggota terbanyak. Ketika amarah mereka meledak, maka kita temui aksi masa seperti yang terjadi di Tunisia, Mesir, Libya juga Indonesia.

Perpindahan kekuasaan pada pemerintah baru seperti yang tercantum dalam artikel juga nyatanya tidak bisa memberikan perubahan banyak. Lihat saja Indonesia dimana korupsi tidak semakin membaik. Juga beberapa negeri Timur Tengah yang kini sedang berjuang dengan pembaruan yang mereka impikan. Namun korupsi yang sudah mengakar punya beberapa penyebab yang membutuhkan waktu dan usaha keras untuk mengarasinya.

Menurut pendapat saya, ada beberapa alasan korupsi sulit diberantas terutama di Indonesia. Salah satu alasan adalah sistem pendidikan yang tidak kena sasaran. Di Indonesia kini, pendidikan diprioritaskan untuk menjadi anak pintar menghafal. Tapi anak tidak dididik untuk memiliki karakter atau penghargaan atas diri mereka sendiri. Banyangkan saja, jika Anda bisa dibayar sejumlah uang untuk melakukan sebuah pekerjaan yang menyimpang, artinya Anda hanya menghargai diri Anda sebanyak uang tersebut. Integritas dan kebanggaan kita terhadap pekerjaan dan tanggung jawab kita hanya seharga angka-angka yang tercantum dalam uang.

Pendidikan harusnya bisa membuat seorang yang sudah menghabiskan waktunya bertahun-tahun di sekolah untuk memiliki harga diri. Sama seperti orang Jepang, mereka memiliki harga diri yang tinggi maka mereka berani mati dari pada menanggung malu karena tidak bisa melakukan tanggung jawabnya dengan baik. Hal ini yang tidak dimiliki semua orang yang berani melakukan korupsi. Pelajaraan agama atau pendidikan kewarganegaraan juga tidak bisa memberikan perubahan jika hanya sebatas hafalan. Anak harus dibuat mengerti, sebagai seorang manusia mereka punya nurani yang tidak bisa dibeli. Anak harus diajarkan untuk menjunjung harga dirinya sebagai manusia yang berakal budi. 

Konsumerisme juga sebab lain yang memupuk subur korupsi di banyak tempat. Tayangan televisi, radio dan majalah memberikan mimpi banyak orang akan kemewahan yang sebenarnya tidak mampu mereka miliki. Namun karena terus berulang dan berulang dan berulang akhirnya gambaran kemewahan itu membuat orang secara tidak sadar memaksa diri mereka untuk menggapai mimpi itu dengan segala macam cara. Salah satunya dengan korupsi. 

Yang terakhir adalah penegakan hukum yang tersendat-sendat. Hukuman yang diberikan sepertinya tidak bisa memberikan efek jera kepada pelaku. Memenjarakan mereka selama 2-5 tahun tidak memberikan efek jera sama sekali. Ketika mereka sudah memutuskan untuk berani korupsi mereka sudah tidak lagi memikirkan harga diri karena memang setelah keluar mereka akan tetap kaya. Selain itu dengan sistem yang mudah dibeli, dengan uang yang mereka miliki, mereka bisa mendapatkan banyak kemudahan di penjara. Satu-satunya cara untuk membuat koruptor jera adalah menyita harta mereka. Memiskinkan koruptor akan membuat mereka jera dan membuat orang lain enggan untuk melakukan kesalahan yang sama. 

Dengan demikian, seperti yang disebutkan Charles Kenny di dalam artikel memberantas korupsi bukan kerja mudah,“Perubahan-perubahan ini memerlukan perubahan norma perilaku dan sikap jutaan orang di negara itu, jadi membutuhkan waktu,” ujarnya.

5 Des 2012

Life of Pi (2012)


Awalnya mendengar judul Life of Pi saya langsung teringat versi novel yang begitu digandrungi teman-teman saya ketika kuliah dahulu. Namun saya belum sempat membacanya, atau lebih tepatnya belum ingin membacanya karena banyak yang bilang buku ini agak berat. Begitu mendengar novel ini diangkat ke layar lebar, saya tidak terlalu tertarik karena menganggap film ini akan menjadi film berat yang membosankan.

Tapi ternyata saya salah, Ang Lee berhasil membuat saya terpesona pada film yang ia buat. Mata saya dimanjakan dengan cinematografi yang sangat indah. Ia membuat kita percaya bahwa dunia yang tak tersentuh manusia memiliki keindahan yang tak terbayangkan. Dan ia bisa menggambarkan bahwa keindahan yang diciptakan oleh alam bersama hewan dan tumbuhan terjadi begitu saja, keindahan yang tidak dipaksakan.

Tak hanya sinematografi yang membuat saya terpukau tapi juga cerita mendalam yang bisa dibentuk menjadi ringan. Saya tidak bisa menghapus penasaran saya sedari awal film ketika Pi, sang Tokoh utama mencari makna dari Tuhan. Ia adalah sosok yang ingin mengenal Tuhan secara langsung dengan caranya sendiri. Ia tak ingin menjadi kebanyakan orang yang pasrah dengan gambaran Tuhan yang diberikan orang lain.

Pi yang sempat mencoba cara yang unik namun jenaka untuk mengenal Tuhan harus berhadapan dengan ayahnya yang sangat rasional. Pi sempat mengalami kebuntuan sampai akhirnya ia terdampar dalam satu kapal kecil dengan seekor macan yang bernama Richard Parker. Cerita menjadi seru bukan saja karena seorang remaja harus terapung-apung di lautan selama berbulan-bulan. Tapi dalam perjalanan ini Pi mengenal dan memahami definisi dari kata Tuhan untuknya. Richard Parker juga bukan hanya tempelan belaka tapi macan inilah yang mengembalikan kepercayaan Pi yang ia lupakan karena ayahnya. Pi selalu yakin bahwa binatang memiliki jiwa, namun ayahnya tidak percaya dan memaksa Pi untuk mempercayai hewan bukan teman manusia.

Perjalanan Pi yang luar biasa ini ia ceritakan kepada seorang teman penulisnya yang sedang mengalami writer`s block dan mencari makna Tuhan sebenarnya. Apa yang kita percaya tentang Tuhan. Bagaimana kita menerima kebenaran tentang Tuhan yang kita temukan dalam perjalanan hidup kita?

6 Sep 2012

Gentle Reminder

That was a very gentle reminder from God..

3 Jul 2012

Cahaya di Ujung Jalan


Kita harus terus percaya bahwa selalu ada cahaya di ujung jalan sana
Kita hanya perlu terus begerak
Setiap lelah, kita berhak sejenak terdiam
Untuk mengingat bahwa setiap satu langkah kecil akan membawa kita pada akhir kegelapan


(Foto : Kalabahi, Alor, di pagi hari. Januari 2012)

Lovely Man (2011)




Nonton : Mei 2012


Pertama dengar judulnya  saya kira film ini film teen-lit kacangan. Tapi liat-liat di twitter, banyak orang merekomendasikan film ini untuk ditonton. Dan melihat jajaran penghargaan yang didapatkan film ini, saya iseng-iseng nonton. Dan ternyata film ini cukup mengejutkan.

Alur yang tenang terjalin dari awal sampai akhir namun masih memberikan letupan kecil yang bisa menaik-turunkan perasaan penonton. Saya menangkap film ini mencoba bercerita tentang menghormati sebuah keragaman dan pilihan hidup seseorang lewat cerita hubungan ayah dan anak. Cahaya yang berjilbab, anak pesantren jauh-jauh pergi ke Jakarta untuk mencari ayahnya. Bukan sesosok pria berbadan tegap yang ditemukan namun seorang pria bergincu yang memperdagangkan diri di jalananlah yang harus ia panggil ayah.

Kita bisa merasakan betapa kecewa Cahaya namun juga pergolakan hati dimana ia begitu merindukan ayahnya yang tak pernah ia temui lagi selama bertahun-tahun. Cerita satu malam yang menurut saya berhasil menceritakan bagaimana dua karakter yang sangat bertolak belakang ini berusaha untuk mencari jalan tengah tanpa berusaha merubah satu sama lain. Bagaimana setiap karakter dibentuk tanpa kesempurnaan namun lewat kelemahan yang mereka milikilah yang membuat mereka mau berusaha untuk saling mengerti. Dan yang terpenting jalan itu bisa tercapai ketika mereka berhenti menghakimi.

Kekuatan film ini adalah akting kedua pemerannya utamanya yang sangat baik. Kepiawaian Doni Damara dalam memainkan peran waria pantas diganjar  penghargaan kategori 'Best Actor' dalam ajang Asian Film Award keenam sampai mengalahkan Andy Lau. Tapi Raihanun juga patut dipuji karena bisa membuat Cahaya menjadi begitu nyata dengan keluguannya. Dan keterikatan perasaan diantara keduanya pula yang menjadikan film ini begitu hidup sehingga mampu menggondol banyak penghargaan internasional. Salut untuk sang sutradara Teddy Soeriaatmadja

The Shawshank Redemption (1994)

The Shawshank Redemption Poster

Nonton : Juni 2012

Pertama lihat film ini masuk jadi film nomor satu sepanjang masa versi IMDB. Pernah juga denger dari banyak teman tentang bagus dan menariknya film ini. Tapi nggak pernah jadi nonton karena saya kira ini film perang yang sadis. Tapi ternyata film ini adalah film ini buat saya adalah film drama yang sangat dalam dan kuat tentang harapan. Perjuangan untuk ttidak pernah kehilangan harapan. 

Di awal kita harus sudah dibuat termenung dengan Andy Dufresne yang hars mendekam di penjara shawshank atas tuduhan pembunuhan yang tak pernah ia lakukan. Di dalam penjara, Andy yang adalah seorang banker sukses di luar harus mengalami pahitanya kehidupan penjara. Andy tak pernah digambarkan lemah atau cengeng bahkan ketika ia harus bertahan dari ancaman segerombolan pria yang melakuakn sodomi kepadanya. Muka dingin, tegar dan tanpa keluhan yang selalu ditampilkan sang pemeran utama ini yang membuat emosi naik turun selama di awal film.

Cerita kerberhasilan Andy mengambil hati para sipir dan kepala penjara membuat keadaan Andy sedikit lebih baik. Namun sayang, seperti yang dikatakan oleh Red, rekan Andy di penjara, kehidupan nyata di penjara bukanlah tidak seperti dongeng, Emosi kembali dimainkan ketika Andy harus berjuang sekali lagi melawan pengkhianatan dan jebakan dari orang yang ia bantu.

Tapi lewat perjalanan Andy, kita seperti diajarkan untuk selalu memiliki harapan bahkan di saat sepertinya harapan itu sudah mustahil. Penonton akan terpana dengan kecerdikan Andy dalam membuat langkah-langkah kecil untuk mendekati mimpinya. 

Karakter Andy juga dibuat dengan sangat cermat, semua latar belakang dan kemapuan personalnya tak ada yang hanya tempelan. Tanpa latar belakang dan kemampuan yang dimilikinya, mustahil Andy bisa bertahan dan mencapai harapannya. 

Tak hanya Andy, semua karakter dibuat dengan sangat apik dan mendetail. Karib Andy di penjara, Red, yang sepanjang film menuturkan runtutan narasi yang juga disusun dengan sangat baik, juga bukan sekedar tempelan. Red juga bagian dari detail cerita yang membawa penonton mengerti apa itu perjuangan menuju harapan. Tak hanya Red, ada pula Brooks, Pak Tua yang sudah 50 tahun di dalma penjara dan ketakutannya dengan kenyataan harus keluar dari penjara, kembali ke komunitas yang sudah lama ia tinggalkan dan asing baginya. Lewat Brooks, penonton diajak untuk merasakan sulitnya berharap di dalam ketakutan dan keputus asaan yang berat.

Untain dialog film ini juga dibuat dengan sangat apik. Setiap kalimat memiliki peran dalam cerita juga makna yang dalam. Narasi yang dibacakan Red pun bisa benar-benar menggambarkan perasaan dan suasan penjara. Sejujurnya saya sangat terpesona dengan setiap kalimat yang dibacakan Red. Bahkan mengulang dua kali bagian paling belakang dalam film tersebut.  Film yang berhasil membuat saya merinding ini sangat pantas untuk dijadikan film terbaik sepanjang masa. 

Sedikit kutipan dalam film ini :
I find I'm so excited that I can barely sit still or hold a thought in my head. I think it's the excitement only a free man can feel. A free man at a start of a long journey whose conclusion is uncertain. I hope I can make it across the border. I hope to see my friend and shake his hand. I hope the pacific is as blue as it has been in my dreams. I hope. 


12 Jun 2012

Misterius

Berkaca pada diri sendiri dan melihat orang lain, hal yang paling misterius di dunia ini adalah bagaimana orang bisa membenci dan mencinta orang lain secara membabi buta dan tanpa alasan.

8 Mar 2012

Bosan

Kita bosan, karena semua berjalan lamban atau karena tak punya tujuan?

26 Jan 2012

Isi Blog hilang?

Ganti background dan semua isi blog hilang semua. Ada yang tahu kenapa?